Pesan dari guru tantra:

Varanasi sebenarnya bukanlah nama sebuah kota, dia adalah bindu/titik antara dua chakra.
Orang India mempercayai kalao meninggal di kota Varanasi pasti masuk sorga, tapi dalam pembelajaran yoga, hal itu adalah visualisasi titik ideasi yoga dalam tubuh kita.

Trailokye yàni bhùtàn’i sarvàni dehatah.” Apapun yang ada di dunia ini ada dalam tubuhmu. Kita adalah ekspresi mikrokosmik dari alam semesta. Itulah sebabnya dikatakan “kenalilah dirimu, carilah pengetahuan diri atau àtmajñana. Masuklah jauh ke titik ideasional yang mengorbit seperti satelit dari titik pusat diri mulàdhàra Agung. Dari titik inilah pengetahuan bathin dan rahasia diri akan terungkap.
Vàràn’asii terletak antara àjina dan sahasràra, cerah dan bercahaya.
Kalau kita mampu memenggerakkan energy dari mulàdhàra ke Vàràn’asii maka jiva akan menjadi jernih sebening kristal, seperti bentuk Vàràn’asii itu sendiri.
Vàràn’asii berasal dari kata “var” berarati melarang dan “anas” berarti kelahiran. Mereka yang sdh mampu meditasi sampai Vàràn’asii dan meninggal pada posisi itu, maka dia tdk akan lahir kembali….
Orang dapat mempelajari rahasia titik ini melalui praktek “vishesha yoga”. Selama meditasi pikiran masuk ke kedalaman tertentu sehingga tidak lagi perlu mendapatkan tubuh baru.
Untuk membawa pikiran ke Vàràn’asii kita harus menghaluskan pikiran dg belajar kàpàlika sadhana.
Semoga kita bisa tekun melakoni sadhana ini dg baik.
….. pranam..!!!