SM Bus Controller ternyata (sangat) penting untuk mengatur komputer secara keseluruhan

Tag

, , , ,

sm bus controller

Persis seminggu lalu laptop terbanting dari meja karena kabel2nya tersangkut kaki sendiri. Saat mengajar memang kabel2nya banyak banget, ada kabel power, kabel VGA buat ke proyektor, kabel ke speaker (buat nyetel short video), dan kabel ke camera digital untuk memperlihatkan suatu perangkat (spt prototype, kabel, konektor, dll) lewat proyektor. Untungnya mouse sudah wirelessย  ๐Ÿ™‚

Alhasil seminggu ini berusaha menghidupkan kembali laptop Asus x201e ini, yg ternyata kerusakan terjadi pada hard disk. Iya, memang susah move on dari laptop ini, karena selain sudah menemani saya selama 4 tahun, performa-nya juga luar biasa (bandel banget). Akhirnya membeli hard disk baru merk Western Digital dengan kapasitas 500 GB dan menginstallnya dengan Windows 7 yg 32 bit (iya, susah juga move on dari sistem operasi (OS) yg satu ini, karena sudah terbiasa menggunakannya, padahal dari kampus sudah disediakan Windows 10).

Menggunakan aplikasi Rufus untuk membuat bootable flash disk, saya install ulang Asus x201e dengan Windows 7 Professional. Instalasi berjalan mulus karena USB sbg koneksi flash disk yg digunakan untuk booting sudah terdeteksi dengan driver yg ada di Windows 7 Professional. Bagian terberat adalah mencari device driver untuk berbagai perangkat keras yg ada di Asus x201e ini. Website Asus hanya menyediakan device driver untuk Windows 7 yg 64 bit, sementara saya menggunakan yg 32 bit. Mau ngambil dari Internet, rada kuatir dg virus dan malware.

Solusi? Install Avast Anti Virus untuk mencegah kena virus dan malware.
Tapi ada kendala baru, gimana caranya unduh Avast jika Wifi laptop-nya belum berfungsi?
Setelah browsing2, ternyata ada situs 3dpchip.com yg menyediakan 1 file besar (3DP Net) yg isinya buanyaaak banget device driver berbagai perangkat network. Alhasil salah satunya ternyata adalah device driver yg dibutuhkan untuk Wifi-nya Asus x201e.

Setelah diamankan dengan Avast, baru deh berani mencari2 device driver yg sesuai di Internet. Akhirnya setelah 1 jam, semua device telah mendapatkan driver-nya, kecuali 1 device yaitu “SM Bus Controller”.

Awalnya saya pikir “ah… cuma 1 device, biarin aja deh, paling juga nda ngefek banget”. Tapi ternyata setelah laptop direstart, kipas di dalam laptop jadi berisik banget krn bertiup sangat kencang, hard disk-nya juga berbunyi kemrosok spt sedang bekerja sangat keras, dan yg membuat cemas adalah laptop terasa panas. Penasaran dan coba browsing2 ternyata SM Bus Controller ini yg bertanggung jawab untuk mengelola performa dari keseluruhan sistem.

SM Bus Controller or System Management Controller is a Chipset on the Motherboard. Its main purpose is to monitor the board’s voltage and temperature.

Setelah cari sana dan cari sini, akhirnya didapat driver yg sesuai di website Asus. Dan ajaib, setelah diinstall, suara yg berisik dari laptop langsung menjadi hening ย ๐Ÿ™‚
kipas berputar sangat perlahan, hard disk juga hening, dan laptop tidak terasa panas lagi.

Pelajaran yg didapat dari sini: pastikan semua device di dalam komputer bekerja dengan sempurna dengan menggunakan driver yang sesuai ย ๐Ÿ™‚
Karena dengan driver yg sesuai dan minimum (maksudnya cukup install drivernya saja, nda perlu aplikasinya) dijamin komputer anda terasa sangat cepat.

Beberapa tips untuk mahasiswa baru di Universitas Telkom

Tag

, , ,

sisfo universitas telkomSudah cukup lama juga mengajar di kampus ini, semenjak bernama STT Telkom (Sekolah Tinggi Teknologi Telkom), lalu berubah menjadi IT Telkom (Institut Teknologi Telkom), lalu sempat juga mengajar di saudara kembarnya IM Telkom (Institut Manajemen Telkom), dan sekarang bergabung menjadi Universitas Telkom. Tak terasa 18 tahun sudah melalui profesi dosen ini. Tak terasa sampai tadi siang saat di Jaya Plasa ketemu dengan mantan mahasiswa angkatan 2001 yg ternyata masih ingat dulu diajar mata kuliah Teknik Dijital oleh saya dan lulus dengan nilai B ย ๐Ÿ™‚

Karena dulu sempat aktif di bagian IT, saya jadi mengerti proses bisnis di STT Telkom –> IT Telkom –> Universitas Telkom yang ternyata tidak banyak berubah. Jadi ingin berbagi beberapa tips untuk mahasiswa baru yg telah diterima untuk kuliah di kampus ini. Jangan lupa bahwa kuliah itu sangat berbeda dengan sekolah saat di SMA/SMK, karena saat kuliah anda sebagai mahasiswa ditantang untuk bisa mandiri. Anda dijamin tidak akan survive kalau anda mengandalkan orang lain (baik teman atau dosen) untuk memberikan informasi dan mengarahkan anda.

Berikut beberapa tips untuk survive di kampus:

  • Hal yg pertama harus anda pahami adalah aturan akademik. Ada beberapa aturan akademik yg harus diikuti, spt misalnya:
    • Aturan seragam. Setiap mahasiswa harus mengenakan kode etik berseragam yg telah disepakati (iya, dari dulu kampus ini terkenal dengan seragamnya). Tapi jangan kuatir, kalau dulu hanya boleh putih biru spt seragam SMP, sekarang sudah putih merah (untungnya beda warna dengan seragam SD), dan itu juga hanya untuk hari senin saja. Jangan lupa juga kalau masuk laboratorium untuk praktikum, maka anda harus pakai jas lab.
    • Aturan di kelas. Setiap mahasiswa harus hadir dengan melakukan presensi menggunakan KTM. Kehadiran minimal 75%, kurang dari itu maka anda tidak bisa mengikuti ujian akhir, yg berarti nilai anda tidak akan bisa keluar. Di luar dari aturan yg telah ditetapkan universitas, setiap dosen dapat menerapkan aturan tambahan spt misalnya toleransi keterlambatan. Aturan tiap dosen ini bisa berbeda2, mulai dari yg longgar sampai yg sangat ketat.
    • Masih banyak aturan akademik lainnya. Intinya, pastikan anda membaca aturan akademik yg diterbitkan dalam buku saku yg diberikan.
  • Selain aturan akademik, anda juga harus mengetahui aturan non akademik. Misalnya tata cara bersosialisasi dan bersikap di lingkungan kampus.
  • Hal berikutnya yg perlu diperhatikan adalah pengambilan mata kuliah. Kalau di sekolah anda mengambil mata pelajaran yg sudah dikemas dalam bentuk paket yg tidak bisa ditawar (harus diambil semua dan lulus), maka di kuliah anda bisa memilih mata kuliah yg ingin diambil. Bingung mengambil mata kuliah? nda usah kawatir karena untuk tahap 1 (tahun pertama kuliah, semester 1 dan semester 2), hampir seluruh proses registrasi dibantu oleh sistem (sisfo). Contohnya adalah mahasiswa tidak perlu memilih mata kuliah karena masih paket (sudah ditentukan oleh universitas, belum boleh mengambil diluar dari paket yg telah ditentukan). Bahkan “sertifikat” pengambilan mata kuliah yaitu KSM (Kartu Studi Mahasiswa) juga sudah diprint-kan oleh sistem. Namun ini hanya berlaku untuk tahap 1 saja. Untuk tahap berikutnya, anda sendiri yg harus menginput mata kuliah yg ingin di ambil, jangan lupa, jumlah kelas yg disediakan terbatas jadi ada beberapa kelas mata kuliah yg rebutan. Setelah memilih mata kuliah yg ingin diambil, lapor ke dosen wali untuk minta approval. Setelah diapprove, segera cetak KSM agar nama anda sbg mahasiswa terdaftar di kelas mata kuliah tsb.
  • Sebelum memulai kuliah, pastikan nama anda ada di setiap mata kuliah paket dengan cara masuk ke aplikasi akademik yg bernama iGracias. Jika nama anda tidak ada di kelas mata kuliah tsb, maka segera datang ke sisfo untuk klarifikasi. Bukti bahwa anda telah terdaftar di suatu mata kuliah adalah KSM. Tanpa KSM anda belum resmi menjadi mahasiswa di kelas tersebut.
  • Jika ada masalah dengan KTM (misal: KTM tidak terbaca oleh RFID reader yg mestinya berbunyi bip-bip yg berarti okay) segera lapor ke sisfo untuk dicek validitas KTM tsb. Jangan lupa bahwa data dari RFID reader di tiap kelas, akan disimpan di server staging, jadi tidak langsung masuk ke iGracias. Jadi meskipun oleh karena satu dan lain hal presensi anda ditolak oleh iGracias, data presensi anda tetap tersimpan di server staging tsb untuk dapat digunakan suatu waktu. Foto di atas adalah lokasi sisfo yg perlu anda kunjungi jika ada masalah dengan kesisteman IT atau sekedar mencari aplikasi legal spt Microsoft Office
  • Jangan lupa untuk ikut aktif dalam organisasi kemahasiswaan, karena tidak hanya prestasi akademik anda saja yg akan dibuatkan “rapor” transkrip, namun juga setiap kegiatan sosial akan dibuatkan dalam transkrip tambahan yg bernama TAK (transkrip aktivitas kemahasiswaan) sebagai bukti softskill anda selama berkuliah di kampus ini
  • Jangan malu, sering2 bertanya pada senior untuk mendapatkan pengalaman berharga dari mereka. Sekaligus untuk mendapatkan informasi terkait fasilitas2 yg ada di kampus.
  • Jangan terlena dengan kuliah, temukan passion anda untuk menentukan lab mana yg akan anda ikuti di semester 3. Karena setiap lab punya roadmap riset penelitian masing2. Pastikan anda bergabung dengan lab yg sesuai passion anda, karena ini sangat menentukan masa depan anda setelah lulus.
  • Perkuliahan di kampus berbeda dengan di SMA/SMK. Di kampus ada hari2 tertentu anda akan pontang-panting kuliah, tapi ada juga hari2 yg anda bisa bernafas sedikit lega karena tidak ada kuliah.
  • Pastikan anda menjaga kesehatan, karena kehadiran di kelas minimal 75%. Kurang dari itu maka anda tidak berhak ikut ujian akhir yg berarti nilai anda akan menggantung. Surat sakit dari dokter akan tetap dianggap tidak hadir di kelas, kecuali surat rawat inap dari rumah sakit.
  • Pertemuan pertama dg dosen di suatu mata kuliah adalah saat yg sangat penting. Karena anda jadi bisa mengenali karakteristik dosen tsb. Ada dosen yg cukup santai dengan aturan (misalnya tidak apa2 datang terlambat) tapi juga ada dosen yg sangat tertib dengan aturan. Ada dosen yg textbook sehingga banyak menulis (kembali) isi buku yg dijadikan referensi, namun ada dosen yg dgn modal 5 slide tapi bisa ngomong 3 jam tanpa henti. Mengenali dosen sangat penting, karena akan menjadi bahan strategi anda dalam mengikuti kuliahnya, spt “apakah perlu mencatat semua omongannya atau cukup mendengarkan saja?”, “apakah perlu banyak bertanya di kelas atau cukup pasif mendengarkan saja?”
  • Dan yg terakhir, setelah nilai keluar, jangan lupa untuk mengisi feedback dosen di iGracias dengan sejujur2nya, agar universitas bisa mengevaluasi kinerja dosen. Jika dosen tetap memiliki kinerja buruk maka akan diberi teguran dan jika dosen tamu yg memiliki kinerja buruk maka tidak akan dipakai lagi di semester berikutnya.

 

Selamat menjalankan kuliah di kampus Universitas Telkom ย ๐Ÿ™‚

Jangan lupa, kita kuliah untuk mendapatkan ilmu, bukan semata2 mencari nilai. Dan ilmu yg baik adalah ilmu yg diaplikasikan untuk kebaikan orang lain ย ๐Ÿ™‚

Antara Proses dan Hasil, Lebih Penting Mana?

Tag

, , , ,

komplek sekolah santo aloysius

Hari ini Hari Kemerdekaan negara tercinta, Republik Indonesia !

Seperti biasa, anak2 melakukan upacara bendera dari pukul 07.30, dan saya berkesempatan menjemput anak2 yg pulang pukul 09.00 pagi. Mengantri dengan para ibu2 (cuma ada sedikit bapak2) yg menunggu anak2nya di pintu gerbang sekolah. Satu demi satu anak2 berhamburan keluar dari pintu gerbang, dan sebagian besar langsung menghambur ke pelukan orang tua-nya (masih anak SD kok ๐Ÿ™‚ )

Kepada orang tua-nya, mereka bercerita kalau di sekolah ada perlombaan. Ada lomba menangkap ikan, memindahkan ikan, dan banyak lagi permainan seru lainnya.

Namun meskipun jenis perlombaannya banyak, tanggapan orang tua ternyata seragam:

“Dapat juara nda?” atau “Dapat juara berapa?”

Sepertinya cuma saya yg menanggapi dengan:

“Seru nda lombanya?”

Dan anak saya pun dengan seru bercerita tentang bagaimana dia dan teman2nya menangkap ikan dgn sendok nasi dan membawanya ke tempat lain. Bahkan ceritanya belum selesai juga meskipun sudah sampai rumah ย ๐Ÿ™‚

Baru sesampai di rumah saya menyadari perbedaan tanggapan saya dengan orang tua lainnya. Mereka menanyakan hasil, sementara saya menanyakan proses. Saya juga mengapresiasi SD St. Aloysius yg mulai tahun ini sudah tidak lagi menerapkan sistem rangking pada murid2nya. Lega juga, karena selama ini saya juga nda pernah meminta anak2 saya untuk mengejar rangking, tapi kalau itu yg mereka cari ya silahkan tapi mau dapat rangking 3 besar atau 3 kecil, saya berjanji untuk selalu tersenyum bangga pada mereka.

Karena yg terpenting di sekolah mereka harus belajar bersosialisasi, berteman, dan berbuat baik pada semua orang.

Dirgahayu Republik Indonesia, semoga kita semua memilih untuk berbahagia.

Membangun Rangkaian Elektronik dengan Tinkercad dari Autodesk

Tag

, , ,

digital clock using arduino at tinkercad from autodesk

Jaman kuliah dulu kalau mau bikin rangkaian elektronik ya harus dibikin beneran dengan komponen langsung. Belum ada emulator buat mendesain dan mengetes apakah rangkaian elektronik bisa berjalan atau tidak.

Saat ini semua sudah dimudahkan dengan adanya SPICE buat mendesain dan mengetes rangkaian elektronik analog, spt misalnya amplifier dan filter. Sementara untuk mendesain rangkaian elektronik digital, kita bisa menggunakan Tinkercad dari Autodesk (https://www.tinkercad.com). Meskipun daftar komponen di Tinkercad cukup terbatas, namun sudah cukup untuk belajar dan bermain mendesain rangkaian sederhana. Dan yg membuatnya lebih menarik adalah adanya komponen Arduino sebagai development board berbasis mikrokontroler Atmel.

Gambar di atas menunjukkan desain jam digital dengan bantuan Arduino Uno. Desain ini saya buat untuk membantu teman yg ingin membuat sendiri jam digital untuk gereja. Rangkaian lengkapnya bisa dicoba di sini (perlu login terlebih dahulu untuk mensimulasikan rangkaian ini):

https://tinkercad.com/things/k1uhp8IrAko

Cara kerjanya adalah sbb:

  1. Di dalam Arduino dilakukan counting detik dari 0 sampai 86400 (1 hari)
  2. Setiap detik Arduino mengirimkan angka “detik”, “menit”, dan “jam” secara serial dan bertingkat ke deretan SIPO (Serial In Parallel Out) 74HC595
  3. Setelah semua angka terkirim, Arduino mengirimkan sinyal “latch” untuk membuka SIPO 74HC595 sehingga output parallel-nya terbuka dan dapat digunakan untuk menyalakan seven segment
  4. Ulangi ke langkah 2

Berikut source code Arduino Uno-nya:

int digit[] = {
// xgfedcba (x = not used)
B11000000, ย  // 0
B11111001, ย  // 1
B10100100, ย  // 2
B10110000, ย  // 3
B10011001, ย  // 4
B10010010, ย  // 5
B10000010, ย  // 6
B11111000, ย  // 7
B10000000, ย  // 8
B10010000}; // 9

//Pin connected to ST_CP of 74HC595
int latchPin = 10;
//Pin connected to SH_CP of 74HC595
int clockPin = 8;
//Pin connected to DS of 74HC595
int dataPin = 0;

void setup()
{
pinMode(latchPin, OUTPUT);
pinMode(clockPin, OUTPUT);
pinMode(dataPin, OUTPUT);
}

void loop()
{
int i,hari;
int time[6];

for(hari=0; hari<1825; hari++)
{
for(i=0; i<86400; i++)
{
time[0] = (i/36000); ย  ย  ย  // Hour
time[1] = (i/3600)%10; // Hour
time[2] = (i/600)%6; ย  ย  // minute
time[3] = (i/60)%10; ย  ย  // minute
time[4] = (i/10)%6; ย  ย  ย  // second
time[5] = i%10; ย  ย  ย  ย  ย  ย  // second

digitalWrite(latchPin, LOW);
shiftOut(dataPin, clockPin, MSBFIRST, digit[time[4]]);
shiftOut(dataPin, clockPin, MSBFIRST, digit[time[5]]);
digitalWrite(latchPin, HIGH);

delay(1000);
}
}
}

Selamat berkreasi

Pranayama, Teknik Pernafasan yang Sangat Berguna

Tag

, , , ,

โ€‹

Pernah nontonย film Incredible Hulk? Dalam suatu adegan, Bruce Banner berlatih teknik pernafasan untuk mengontrol emosi agar tidak berubah menjadi Hulk. Teknik pernafasan tersebut bersumber pada Pranayama (https://en.wikipedia.org/wiki/Pranayama) dimana Prana berarti kekuatan kehidupan (nafas) dan Ayama berarti mengatur.

Pranayama menjadi pondasi dasar saat melakukan Yoga, dimana sebelum memulai, selama melakukan, dan saat mengakhiri Yoga selalu diikuti dengan pengaturan nafas. Pengaturan nafas pada Pranayama dapat dilihat dari aspek waktu (timing, atau kapan menarik nafas dan berapa lama, kapan menahan nafas dan berapa lama, dan kapan menghembuskan nafas dan berapa lama) dan aspek ruang (space, atau lewat mana menarik dan mengeluarkan nafas, termasuk juga bagian badan mana (paru-paru atau perut) yg digunakan untuk menarik nafas).

Teknik Pranayama yg biasa saya pakai (karena paling sederhana) adalah menarik nafas dengan cepat (bisa pilih lewat salah satu lubang hidung), tahan nafas sekitar 3 detik, lalu hembuskan nafas lewat mulut dengan sangat perlahan. Hal ini diulang2 terus sampai badan terasa segar dan pikiran menjadi tenang. Jika dirasa lebih nyaman, bisa diiringi dengan mantram “Om Ang Namah” saat menarik nafas, “Om Ung Namah” saat menahan nafas, dan “Om Mang Namah” saat menghembuskan nafas.

Foto di atas diambil saat saya melakukan Pranayama di puncak Gunung Batur di Bali, udara yg bersih dan segar (sekaligus dingin) dan diterpa sinar matahari pagi, sungguh membuat badan dan pikiran menjadi fresh kembali ย ๐Ÿ™‚

Jadi pingin balik lagi ke sana, apalagi sekarang sudah ada jalan setapaknya yg mudah untuk dilalui oleh pemula. Tidak seperti 30 tahun lalu saat mendaki Gunung Batur masih seperti wall climbing karena harus berpegangan di batu2 karang yg tajam.

Kenapa Area Merokok ada di Teras?

Tag

, ,

โ€‹

Merokok adalah hak yg harus dihormati, sama halnya dengan keputusan untuk tidak merokok juga adalah hak yg harus dihormati.

Alasan tersebut yg sering dipakai oleh restoran atau cafe untuk menyediakan dan memisahkan area untuk pelanggan yg merokok dan yg tidak merokok, selain mungkin juga semata2 karena ingin merangkul pelanggan sebanyak2nya. ๐Ÿ™‚

Tapi kok ya kenapa dan mengapa ruang merokok di cafe itu selalu diberi tempat yg cool dan asyik ???

Contoh aja kedai kopi Starbucks, ruang merokoknya selalu di teras yg menghadap ke jalan besar. Tau sendiri kan, Starbucks selalu membuka gerainya di tempat yg strategis, jadi teras yg menghadap ke jalan benar2 menjadi ruang yg asyik buat nongkrong. Sementara yg tidak merokok kebagian di dalam, ruang tertutup, dan pakai AC.

Contoh lainnya Pizza Hut, ruang merokoknya juga di teras luar dan sering kali di bawah tenda. Jadi ingat kafe2 pinggir jalan di eropa yg asyik banget buat nongkrong.

He..he… saya memang nda suka pakai AC ย ๐Ÿ™‚

Gambar di atas diambil di sebuah cafe di Bandung, kopi-nya enak, ala melayu gitu. Dan spt biasa, ruang merokok-nya disediakan di teras yg menghadap ke jalan, dengan dikelilingi tumbuhan perdu untuk mempercantik suasana. Sayang sekali kalau dijadikan tempat abu rokok sekaligus puntungnya ย ๐Ÿ˜ฆ

Kenapa area merokok selalu dapat tempat buat nongkrong yg asyik ya?

Pingin Liburan ke Pantai Pangandaran?

Tag

, , ,

mancing di pantai pangandaran

Mau cerita dikit pengalaman kemarin liburan ke pantai Pangandaran.

Udah pernah ke pantai Pangandaran? Tempatnya bagus lho, masih banyak tempat2 yg masih alami. Dibanding dengan pantai2 di Bali, pantai Pangandaran masih banyak yg alami, namun sepertinya tidak lama lagi akan seperti Bali, kehilangan kealamiannya ๐Ÿ™‚

Berangkat jam 12 malam dari Bandung dengan naik bis (acara family gathering kampus, jadi ya rame2an pake 4 bis). Seperti biasa, kalau udah di bis pasti saya tidur dengan sukses dan (ter)bangun pukul 04.30 karena bis berhenti untuk memberikan kesempatan untuk sembahyang dan sekaligus meluruskan kaki. Lanjut lagi pukul 05.15 akhirnya bisa sampai di Batu Karas pada pukul 08.15. Turun dari bis sudah diworo2 agar segera sarapan dan kemudian ngumpul untuk foto bersama dan mengikuti fun game. Tapi berhubung saat sedang sarapan malahan hujan, akhirnya peserta main sendiri2 di pantai ย ๐Ÿ™‚

Di pantai Batu Karas pasirnya hitam dan halus, ditambah tidak ada karang2 dan pecahan2 kerang sehingga nyaman untuk bermain di pantai. Kebetulan ombaknya lagi besar jadi sangat asyik buat bermain dg mini surfboard. Anak2 sungguh menikmati main mini surfboard dgn biaya sewa Rp 15rb sepuasnya (tanpa batas waktu), apalagi banyak teman2 sebayanya.

Kagum dengan anak2 yg bermain tanpa peduli siapa teman2nya. Nda milih2 teman, itu prinsip mereka, sepanjang asyik untuk diajak main ย ๐Ÿ™‚

Bermain selama 3 jam di Batu Karas sudah sangat cukup, bisa main mini surfboard, heboh bikin istana pasir yg ujung2nya jadi lebih mirip cake ulang tahun, termasuk insiden mesen teh manis panas yg rasanya aneh dan pemilik warung-nya sampai berulang2 minta ijin untuk mengganti tehnya ย ๐Ÿ™‚

Lanjut makan siang di pasar ikan, menu-nya cukup lengkap tapi sepertinya karena terburu2 (bayangin aja nyiapin makan siang buat 190 orang yg kelaparan) jadinya seafoodnya ada beberapa yg kurang bersih. Abis makan siang, langsung menuju hotel yg ternyata langsung di sebelah pasar ikan ย ๐Ÿ™‚

Masuk ke lobby hotel sudah kaget, kok berani bikin hotel sebagus ini di pantai Pangandaran ya? lobby-nya sangat luas dan terang dengan adanya taman kaktus dan kursi dan meja dari kayu utuh yg luar biasa besar, tentunya harganya sudah ratusan juta sendiri. Kamar hotelnya juga luas, sepertinya sekitar 35 m2. Dengan 2 bed besar untuk keluarga besar (2 orang tua + 2 anak2). Kebetulan dapat kamar yg menghadap ke pantai barat. Sayangnya pantai bagian barat tidak bisa dipakai untuk berenang karena ombaknya besar, pantai-nya juga cuma seiprit, dan masih banyak terlihat sampah2 plastik. Biasanya memang pantai bagian timur yg buat bermain2, karena pantainya luas dan ombaknya nda besar.

Alhasil seharian di hotel saja karena sudah kecapekan bermain di Batu Karas. Dan sekali lagi terkagum2 dengan daya tahan anak2, yg meskipun capek tapi begitu ada yg ngajak main di kolam renang hotel, langsung aja diiyakan ย ๐Ÿ™‚

Besok pagi2, saya yg akhirnya bisa bersenang2 dengan memancing ย ๐Ÿ™‚

Setelah sebelumnya membeli umpan udang di pasar ikan yg sebelah hotel, pagi2 jam 04.45 sudah bertengger di dermaga kecil yg aslinya buat orang2 yg ingin main water sport. Lumayan dingin karena hujan gerimis dan angin yg luar biasa kencang. Dan ternyata tidak sia2 memancing di pagi hari !

Bukan, bukan karena ikan, tapi karena bisa menikmati matahari terbit.

Trus ikannya? nda dapat ย ๐Ÿ˜€

Kalau liat pantai Pangandaran, sepertinya tidak lama lagi akan berubah seperti pantai2 di pulau Bali. Ramai dan menawarkan berbagai pilihan rekreasi spt water sport. Namun sayangnya bagi saya hal ini justru kemunduran, karena saya suka pantai yg masih asli, apalagi water sport mengganggu habitat laut termasuk ikan jadi menjauh karena takut mendengar deru mesin perahu yg cukup bising. Jadi inget tawaran snorkeling di Benoa Bali yg sangat mengecewakan karena tempatnya hanya 3×3 meter2 dan bukan karang beneran tapi buatan. Ikan2nya juga tidak berwarna-warni, jauh dibanding dengan di pulau Menjangan yg untungnya sampai saat ini masih cukup terjaga keasliannya.

Selain itu, jalan menuju ke pantai Pangandaran semestinya diperbesar karena jika ada 2 bis besar berpapasan maka jalannya terasa cukup sempit.

5 tempat minum kopi dan roti enak di Bandung

Tag

, , , , , ,

Sudah beberapa tahun terakhir ini saya jadi suka minum kopi. Biasanya beli sendiri kopi dalam bentuk biji lalu digiling manual (yg pake gerigi itu, tanpa listrik). Setelah digiling, langsung dituang air mendidih separuh cangkir, diaduk 10x lalu ditambahkan lagi air mendidihnya. Selanjutnya langsung dinikmati. Iya, tanpa gula ย ๐Ÿ™‚

Tapi kalau lagi malas bikin kopi sendiri, berikut ada beberapa tempat yg menjual kopi yg menurut saya enak. Dan jangan lupa, kopi (n) enaknya kalau ada temannya, bisa roti atau cemilan lainnya. Kalau teman ngopi (v) ya tentu dengan orang2 yg kita sayangi ย ๐Ÿ™‚ Jadi daftar berikut mencakup tempat yg menjual cemilan enak buat teman kopi. Daftar diurutkan berdasarkan dari yg paling recommended:

  1. Two Cents, kopi-nya jelas yg paling enak bagi saya. Menu andalan saya di sana adalah magic dan piccolo. Kalau untuk cemilannya saya kurang rekomendasi karena bagi saya masuk kategori kemanisan. Catatan: beberapa kali datang ke sana pada hari Minggu, sptnya barista-nya beda sehingga rasa magic dan piccolo-nya jadi jauh berkurang.
  2. Blue Doors, kopi-nya enak namun lumayan keras (banyak kafeinnya). Magic juga menjadi andalan menu saya di sana.
  3. Starbucks ๐Ÿ™‚ iya, ada kopi enak juga lho di sini. Es kopi hitam yg dibikin khusus dgn tangan barista, dibuat dari biji yg berasal dari berbagai belahan dunia. Yang saya rekomendasikan yg berasal dari Kolombia. Sayangnya nda semua gerai Starbucks menjual menu kopi ini, yg pernah saya cek adanya di PvJ dan Buah Batu (masih enakan yg di PvJ sih).
  4. Bellamie, di sini rotinya enak dan harganya juga standar (tidak mahal, worth it lah buat roti yg enak). Kopi-nya tidak saya rekomendasikan, karena standar banget. Menu roti yg saya rekomendasikan adalah danish banana, bagel, dan ciabatta. Catatan: nyari parkirnya susahnya minta ampun
  5. Mom’s Bakery, di sini roti gandum-nya terkenal. Apalagi menu sandwich-nya, enak banget. Kopi-nya standar banget

Saya bukan pecandu kopi, namun saya bisa ngerasa kopi membantu saya menjadi rileks sehingga bisa berpikir. Kalau masalah tidur sih nda pernah terganggu, meskipun minum kopi kalau udah jam-nya tidur ya tidur aja ย ๐Ÿ™‚

Ada tambahan lainnya?
Biar bisa saya cobain kopi dan/atau roti-nya

Di mana tempat asyik buat menghabiskan waktu di Bali?

Tag

, , , , , , ,

sunset di pantai kuta

Meskipun sudah belasan tahun tinggal di Bali semenjak SD sampai SMA, tapi baru kali ini mengajak keluarga liburan di Bali dengan agenda “benar2 liburan” ย ๐Ÿ™‚
soalnya selama ini kalau liburan di Bali paling cuma main ke rumah sodara, dan kadang2 main di pantai barang 1-2 jam.

Berikut beberapa tempat asyik buat ngabisin waktu kalau liburan di Bali:

  1. Dua hari pertama menginap di hotel Aston Kuta, karena jaraknya yg sangat dekat dengan pantai Jerman (bersebelahan dengan pantai Kuta). Bangun pagi nda usah mandi langsung ke pantai dan bermain pasir dan air di sana sembari berjalan kaki sampai ke pantai Kuta. Di pantai Jerman kita bisa menyewa jukung (perahu tradisional Bali) yg sudah menggunakan tenaga dorong dengan mesin jet. Dengan harga Rp 200rb kita sudah bisa naik jukung muter2 pantai selama 45 menit dan minta turun di pantai yg berhadapan dengan Discovery Mall.
  2. Di Discovery Mall kita bisa mencicipi es krim dan gelato Cold Stone, meskipun ada pilihan lain spt Haagen Daz dan Baskin Robins (saya pilih Cold Stone karena lebih murah). Saya rekomendasikan Flapjack’s, mantap gelatonya. Kalau lupa bawa sendal atau kacamata item, bisa juga beli di Discovery Mall.
  3. Tapi kalau mau yg murah meriah saya sarankan beli di pasar seni Kuta yg hanya berjarak 300 meter dari Discovery Mall. Di pasar seni Kuta, kita bisa beli sendal pantai, celana pantai, topi jerami, dll dengan harga yg murah (asalkan berani nawar). Saya beli celana pantai 8 buah dan 1 topi jerami dengan harga Rp 250rb.
  4. Di pantai Kuta juga ada warung yg menjual sate babi, enak meskipun sedikit pedas. Menu yg tepat untuk sarapan sambil minum bir dingin. Sayang hanya bir Bintang saja yg tersedia di sana, tidak ada Heineken. Akhirnya diputuskan minum es kuud (degan) saja untuk menemani sate babi pedasnya.
  5. Dari pantai Kuta kita juga bisa menyewa jukung untuk berlayar ke pantai Padang-Padang. Pantai yg sangat asyik, pasir pantainya lembut dan ketinggian airnya juga enak (tidak mendadak dalam) dengan air yg hangat juga. Sayangnya perjalanan naik jukung dari pantai Kuta ke pantai Padang-Padang memakan waktu 45 menit yg cukup lama untuk anak2 karena sampai di pantai Padang-Padang sudah pada basah kuyup kedinginan ย ๐Ÿ™‚
  6. Untuk water sport, banyak tersedia pilihan spt snorkeling, glass bottom boat, parasailing, adventure parasailing, banana boat, dan jet ski. Lokasinya di tanjung Benoa, namun biayanya sudah mencakup antar jemput di hotel Aston Kuta. Saya pesan Rp 1,2jt untuk paket keluarga snorkeling + glass bottom boat + pulau penyu, ditambah dengan adventure parasailing untuk 2 anak. Untuk snorkeling dan glass bottom boat tidak saya rekomendasikan karena lokasi ikannya sangat kecil dan ikan2nya pun sangat sedikit dan tidak berwarna-warni. Tapi wisata di pulau penyu lumayan menarik. Sedangkan adventure parasailing lumayan mendebarkan karena dari pantai harus naik boat kecil yg super ngebut (sementara saya tidak kebagian tempat duduk dan tangat penuh memegang barang2 milik anak2 sehingga tidak bisa memegang perahunya) untuk kemudian dioper ke boat besar dimana kita bisa bermain adventure parasailing (naik dan turun di atas boat, jadi nda akan basah kuyup tercebur di laut spt halnya parasailing biasa)
  7. Untuk water sport, saya rekomendasikan Pandawa Sport di tanjung Benoa, karena tempatnya lebih sepi, staf-nya lebih ramah dan nda terburu2, juga pantai-nya lebih luas. Di Pandawa Sport kita juga bisa menyewa perahu untuk diantar ke lokasi memancing. Perahu-nya cukup lebar (2 meter) dengan atap jadi cukup nyaman untuk berlama2 di perahu. Biaya sewa perahu, alat2 pancing beserta umpan dan guide-nya hanya Rp 1jt untuk 6 jam.
  8. Selain water sport via tour guide, kita juga bisa bermain kano. Pantai Pandawa lokasi yg enak untuk bermain kano, karena tidak terlalu ramai, pantainya luas, juga kano-nya cukup besar, bisa memuat 2 orang. Sementara di pantai Sanur dan Mertasari hanya tersedia kano kecil yg hanya bisa memuat 1 orang saja. Biaya sewa kano di pantai Pandawa sebesar Rp 50rb sepuasnya, sementara di pantai Sanur dan Mertasari hanya Rp 15rb sepuasnya.
  9. Bosan dengan pantai? bisa sewa mobil Innova + driver + bensin dengan biaya Rp 800rb per 12 jam. Karena dibatasi waktu, maka penentuan rute menjadi penting. Saya rekomendasikan beberapa rute berikut:
    1. start dari Denpasar pukul 08.00, dimulai dengan mengunjungi Bali Bird Park pada pukul 09.00. Tiket untuk wisatawan lokal berbeda dengan wisatawan mancanegara, apalagi kalau punya KTP Bali dapat diskon tambahan. Di Bali Bird Park cukup menghabiskan waktu 2,5 jam saja, jangan lupa foto dengan burung2 eksotis spt kakaktua, betet, dan makau. Berangkat dari Bali Bird Park jam 11.30 makan siang di Warung Lesehan 2M yg menyediakan menu Bali spt jukut (sayur) undis yg sepat, segar, dan gurih. Setelah makan siang, bisa lanjut ke:
      1. Bali Zoo untuk liat2 binatang eksotis dan juga bisa naik gajah dengan biaya tambahan (Rp 300rb per orang). Saya pribadi sih lebih suka ke Bali Bir Park, karena khusus burung sehingga fokus dan koleksinya banyak
      2. muter2 di Ubud jika ingin belanja pernak-pernik unik. Di Ubud juga ada alternatif makan siang spt Nasi Kedewatan Bu Mangku atau Iga Bakar (B2) Nuri
      3. Batur Natural Hot Spring, Toyabungkah untuk berendam di mata air panas sambil melancong ke Trunyan. Sedikit catatan, sebaiknya kalau ke Trunyan lewat hotel saja, Rp 1,2jt untuk 1 boat (max 7 orang) agar lebih nyaman karena sudah mencakup semua biaya (termasuk biaya “dadakan”)
      4. Perjalanan pulang bisa mampir ke Guwang untuk belanja oleh2 Bali spt lukisan, baju, topi, ukiran, dan pernak-pernik Bali. Jangan lupa menawar ya agar mendapat harga (jauh) lebih murah
    2. start dari Denpasar pukul 08.00, dimulai dengan sarapan di warung Bu Kadek di Gatsu Barat yg menyajikan menu B2 dan betutu atau bisa juga sarapan di Nasi Lukluk dengan menu B2 nya juga yg segar merangsang. Lanjut perjalanan menuju Danau Bratan tapi sebelumnya mampir di Mengwi untuk beli sate babi manis buat cemilan selama perjalanan. Di sekitaran Danau Bratan, kita bisa melihat 2 tempat, Kebun Raya Bedugul atau Pura Ulun Danu. Juga bisa menyewa perahu untuk muter2 danau. Setelah puas, siangnya bisa makan di Cafe Tahu Baturiti dan lanjut perjalanan ke Tanah Lot sambil menunggu sunset atau jika bosan bisa lanjut ke Pantai Pandawa di Nusa Dua sampai sore.

Lain kali mau nyoba mancing lagi ah, yg kemarin salah pancing karena tali-nya terlalu kecil sehingga putus terus saat menarik ikan besar.

Selamat berlibur di Bali ย ๐Ÿ™‚